Membongkar Dan mencopot Harddisk
Buat cadangan datamu. Kami akan berusaha melakukan hal yang terbaik untuk tidak kehilangan data, namun seperti yang akan dikatakan dalam Murphy’s Law, things happen. Hal yang lebih baik adalah untuk melakukan sedikit persiapan daripada menanggung resiko kehilangan seluruh data milikmu.
Salin informasi milikmu ke hard drive eksternal atau gunakan cara lain untuk membuat cadangan, seperti pembuatan cadangan secara daring, sebelum melepaskan hard drive yang sekarang. Jika hard drive rusak dan datamu telah hilang, lewatkan langkah ini.
2
Matikan komputermu dan cabutlah semua kabel. Kamu harus bekerja di bagian dalam komputer dan akan menjadi jauh lebih mudah jika komputer tersebut tidak tersambung pada kabel-kabel atau tiba-tiba menyala dan listriknya menyengatmu. Cabutlah sumber daya, monitor dan perangkat lainnya.
3
Buka casing komputer tersebut. Setiap jenis komputer dibuat secara berbeda. Membuka casing tertentu milikmu mungkin dilakukan dengan melepas panel sisi dengan obeng atau menekan tombol untuk membuka casing bergaya clamshell. Petunjuk pengguna yang datang bersama komputermu seharusnya merinci bagaimana cara casing tersebut dibuka.
Jika panduan penggunanya hilang atau kamu tidak mendapatkannya, jangan putus asa. Perhatikan secara cermat casing komputermu dan kemungkinan kamu akan dapat menemukan cara bagaimana melepaskannya. Kebanyakan komputer yang lebih lama diamankan dengan baut kembang pada bagian belakangnya.
4
Temukan hard drive di dalam casing komputer. Di dalam komputer, hard drive dapat ditempatkan di dalam rumah yang tertanam pada tower atau dapat dilepaskan, atau dapat ditempatkan pada rel. Hard drive adalah sebuah kotak logam berbentuk persegi seukuran buku kecil.
Pada umumnya, kebanyakan komputer meletakkan hard drive di dekat bagian depan casing, dekat dengan drive lainnya (seperti drive optikmu). Jika kamu perhatikan, hard drive akan jelas memiliki label sesuai peruntukannya - jangan asal mencabut benda dari komputermu jika kamu tidak yakin apa benda tersebut!
5
Tentukan bagaimana hard drive tersebut terhubung ke komputer. Sekarang, setelah kamu menemukan hard drive tersebut, kamu harus mencari tahu bagaimana melepaskannya.
Kamu akan membutuhkan obeng untuk membuka rumahnya dan menangani drive tersebut jika hard drive berada di dalam rumah yang tertanam pada tower atau dapat dilepaskan.
Casing yang lebih baru dan lebih modern biasanya “tool-less”, yang artinya kamu hanya perlu mendorong pengungkit atau tuas yang sederhana untuk dapat melepaskan hard drive.
6
Ambil hard drive tersebut dari tempatnya di dalam tower. Hard drive umumnya terletak pada rel di bagian depan casing komputer. Dengan menggunakan kedua belah tangan, tarik keluar dengan hati-hati.
Tarik dengan hati-hati - jika kamu menemukan hambatan, hentikan! Tidak ada hal di dalam casing komputer yang seharusnya membutuhkan tenaga yang besar - jika kamu harus menarik atau mendorong dengan keras, maka kemungkinan kamu melakukan sesuatu yang salah.
Hard drive akan memiliki dua kabel atau lebih terhubung padanya. Jika kabel-kabel tersebut menghalangimu untuk menarik keluar hard drive, lepaskan terlebih dulu kabel-kabelnya.
7
Lepaskan kabel pita IDE. Ini adalah kabel pita yang lebar dan tipis, biasanya berwarna abu-abu, yang berawal pada papan induk (motherboard) (atau pengendali hard disk jika tersedia) dan berakhir di hard drive.
Kabel tersebut kemungkinan terhubung ke hard drive dengan menggunakan lem, tapi seharusnya kamu dapat melepasnya tanpa kesulitan yang berarti. Lepaskan sebanyak mungkin lem dengan hati-hati dan menggerakkan colokannya maju dan mundur secara halus untuk menghancurkan lemnya.
8
Lepas power connector. Konektor persegi panjang plastik ini memiliki 1 atau 2 kait (tergantung besarnya daya yang disediakan papan induk komputer ke hard drive).
Konektor ini biasanya akan lebih kuat dibandingkan dengan kabel pita IDE tersebut. Pastikan kamu melepas kait yang ada dan tarik konektornya dengan mantap. Berhati-hatilah, jangan sampai menekuk pin logam tipis yang terdapat di dalam colokan tersebut.
9
Keluarkan hard drive tersebut dari casing dan letakkan ke dalam kantong antistatis. Hard drive yang "telanjang" yang dilepaskan dari sebuah komputer sangat rentan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh kelembaban, debu dan kejutan listrik. Kantong antistatis adalah metode yang murah untuk melindungi hard drive.
Kantong antistatis dapat dibeli dengan murah di kebanyakan toko peralatan kantor atau komputer. Jika kamu membuang atau mendaur ulang hard drive, kamu dapat melewati langkah ini.

Komentar
Posting Komentar