Langkah-langkah Install Debian 10 di VirtualBox

Pastikan kita telah menginstall aplikasi VirtualBox dan Debian 10.

 1. Kita klik tombol New.

2. Beri nama pada mesin virtual, pilih type Linux dan version diubah menjadi Debian (64-bit) kemudian pilih Next.

3. Untuk ukuran memori (RAM) yang digunakan pada mesin virtual anda, saya sarankan 1024MB. Selanjutnya pilih Next.

4. Setelah itu kita membuat harddisk virtual untuk menyimpan data dan file mesin virtual kita. Pilih Create a virtual hard disk now kemudian pilih Create.

5. Setelah itu pilih VDI (VirtualBox Disk Image)

6. Selanjutnya pilih dynamically allocated kemudian pilih Next.

7. Untuk ukuran harddisk virtual yang digunakan, 10GB sudah cukup. Setelah itu pilih Create.

8. Pada menu Settings, kita pilih Storage. Kemudian pada bagian Controller: IDE, pilih Empty kemudian klik ikon CD seperti yang ditunjuk tanda panah. Pilih file ISO Debian 10 yang sebelumnya sudah anda download.



9. Jika file ISO Debian 10 berhasil ditambahkan, tampilannya nanti kurang lebih seperti ini. Selanjutnya pilih OK.

10. Pilih Start untuk memulai proses instalasi.

11. Berikut ini tampilan awal instalasi Debian 10. Pilih Install.

12. Pilih English.

13. Untuk pilihan lokasi dan zona waktu, langsung tekan Enter. Nanti bisa diubah setelah selesai proses instalasi.

14. Pilih American English, kemudian Enter.

15. Ketikkan nama hostname. Kemudian pilih Continue.


16. Masukkan nama domain. Kemudian pilih Continue.

17. Masukkan password untuk root. Kemudian pilih Continue.

18. Masukkan kembali password root, lalu pilih Continue.

19. Masukkan nama untuk pengguna baru anda. Jika sudah, pilih Continue.

20. Masukan username. Selanjutnya pilih Continue.

21. Masukkan password untuk pengguna baru. Selanjutnya pilih Continue.


22. Masukkan kembali passwordnya.


23. Pemilihan zona waktu biarkan default dengan menekan Enter, nanti bisa diubah.


24. Lanjut tahap partisi harddisk, pilih Guided – use entire disk.


25. Pilih harddisk yang ingin dipartisi kemudian Enter.


26. Pilih Separate /home, /var, and /tmp partitions.


27. Selanjutnya pilih Finish partitioning and write changes to disk.


28. Silakan pilih Yes.


29. Lanjut pada langkah ini, pilih No.


30. Pilih No lagi ya gais.




31. Lanjut No lagi.


32. Disini saya ingin menginstall linux berbasis CLI (terminal) karena lebih ringan. Setelah itu pilih yang Standart system utilities, lanjut Continue.


33. Lanjut pilih Yes.


34. Pilih /dev/sda… kemudian tekan Enter.


35. Proses instalasi Linux Debian 10 sudah berhasil, terakhir pilih Continue.


36. Asek dadi, berikut tampilan Linux Debian anda yang berbasis CLI.



37. Oke belum selesai sampai sini, masih lanjut nih jangan bahagia duls. Lanjut cek IP (~# ip a).


38. Lanjut ping IP sist/bro. Contoh nih ~# ping 127.0.0.1, nah cara menghentikannya gunakan ctrl+c.


39. Lanjut ketik nano/etc/network/interfaces. Untuk melihat interfaces, allow diganti auto untuk mengaktifkan interface enp0s3 pada saat service di restart.


40. Cek hostname duls. Caranya ketik nano/etc/hotsname.



Komentar

Postingan Populer